MAKALAH
ILMU BUDAYA DASAR
“PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA”
DISUSUN OLEH :
RADITYA WIDI NUGRAHA
NPM : 55415510
FAKULTAS TEHNIK INDUSTRI JURUSAN
TEHNIK INFORMATIKA
MATA KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR
KELAS : 1IA22
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha
Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat
menyelesaikan makalah tentang Pendidikan karakter bangsa ini dengan baik
meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Bapak
Edi Fakhri selaku Dosen mata kuliah Ilmu budaya dasar yang telah memberikan
tugas ini kepada kami.
Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai Pendidikan karakter bangsa. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun dari Anda demi perbaikan makalah ini di waktu yang akan datang.
Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai Pendidikan karakter bangsa. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun dari Anda demi perbaikan makalah ini di waktu yang akan datang.
Bekasi, juni 2016
Penyusun
RWN
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar …………………………………………………………….. i
Daftar Isi
…………………………………………………………………… ii
Bab I
PENDAHULUAN
……………………………………………… 1
1.1 Latar Belakang …………………………………………………… 1
1.2 Rumusan Masalah ………………………………………………… 1
1.3 Tujuan Masalah
…………………………………………………. 1
Bab
II PEMBAHASAN
………………………………………………… 2
2.1 Pengertian Pendidikan Karakter
……………………………… 2
2.2 Peran Pendidikan Karakter Untuk Kemajuan Bangsa…………………3
Bab III
PENUTUP ………………………………………………………. 4
3.1 Kesimpulan ……………………………………………………….. 4
Daftar
Pustaka ………………………………………………………………. 4
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Eksistensi
suatu bangsa sangat ditentukan oleh karakter yang dimiliki. Hanya bangsa yang
memiliki karakter kuat yang mampu menjadikan dirinya sebagai bangsa yang
bermartabat dan disegani oleh bangsa-bangsa lain. Oleh karena itu, menjadi
bangsa yang berkarakter adalah keinginan kita semua. Keinginan
menjadi bangsa yang berkarakter sesunggungnya sudah lama tertanam pada bangsa
Indonesia. Situasi sosial, kultural masyarakat kita akhir-akhir ini
memang semakin mengkhawatirkan. Ada
berbagai macam peristiwa dalam pendidikan yang semakin merendahkan harkat dan
martabat manusia. Hancurnya nilai-nilai moral, merebaknya ketidakadilan,
menjamurnya kasus korupsi, terkikisnya rasa solidaritas telah terjadi dalam
dunia pendidikan kita. Bisa dikatakan saat ini negara kita sedang dilanda wabah
“demoralisasi akut” yang menunggu untuk segera di atasi, jika tidak ingin
negara ini menjadi semakin hancur. Dari sini kemudian muncul pertanyaan ada apa
dengan pendidikan kita? Rupanya usaha perbaikan di bidang pendidikan dirasa
tidak hanya cukup dengan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan saja, melainkan
membutuhkan perencanaan kurikulum yang sangat matang yang sesuai dengan kondisi
dan kebutuhan bangsa.
1.2 Rumusan Masalah
Penulis telah menyusun beberapa masalah yang akan dibahas dalam makalah ini
sebagai batasan dalam pembahasan bab isi. Adapun beberapa masalah yang akan
dibahas dalam makalah ini antara lain:
Apa pengertian dari pendidikan karakter bangsa itu?
Bagaimana peran
pendidikan karakter untuk kemajuan bangsa?
1.3 Tujuan Masalah
Untuk mengetahui apa itu pendidikan karakter bangsa.
Untuk mengetahui dalam meningkatkan mutu dari pendidikan karakter bangsa.
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Pendidikan
Karakter Bangsa.
Pendidikan Pendidikan
Karakter merupakan bentuk kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik
diperuntukkan bagi generasi selanjutnya.
Tujuan pendidikan karakter adalah untuk membentuk penyempurnaan diri
individu secara terus-menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju kearah
hidup yang lebih baik.
Pendidikan karakter merupakan
aspek yang penting bagi generasi penerus. Seorang individu tidak cukup hanya
diberi bekal pembelajaran dalam hal intelektual belaka tetapi juga harus diberi
hal dalam segi moral
dan spiritualnya, seharusnya pendidikan karakter harus diberi seiring dengan
perkembangan intelektualnya yang dalam hal ini harus dimulai sejak dini
khususnya dilembaga pendidikan. Pendidikan karakter di sekolah
dapat dimulai dengan memberikan contoh yang dapat dijadikan teladan bagi murid
dengan diiringi pemberian pembelajaran seperti keagamaan dan kewarganegaraan
sehingga dapat membentuk individu yang berjiwa sosial,
berpikir kritis, memiliki dan mengembangkan cita-cita luhur, mencintai dan
menghormati orang lain, serta adil dalam segala hal.
2.2 Peran Pendidikan
Karakter Untuk Kemajuan Bangsa
Peran Penting Pendidikan Karakter
dalam Membangun Bangsa -
Memperoleh pendidikan merupakan hak setiap manusia karena pendidikan memiliki
peranan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup dan masa depan seseorang.
Tanpa pendidikan, seseorang akan tumbuh menjadi
pribadi yang tidak berkualitas, dia akan tumbuh menjadi seseorang yang tidak
mengenal aturan, seenaknya sendiri, malas dan cenderung memiliki mental yang
lemah, tidak memiliki daya juang positif yang akhirnya akan membuat arah
hidupnya tidak jelas, tidak terkendali dan dapat terjerumus ke hal-hal negatif,
seperti narkoba dan minuman keras yang menyebabkan si pemakai menjadi
kecanduan, sehingga apapun caranya akan ditempuh demi mendapatkan narkoba dan
minuman keras tersebut. Tanpa pendidikan, manusia akan sangat mudah dipengaruhi
dan dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang ingin mencari keuntungan pribadi,
mereka sangat mudah menurut perintah dari para provokator yang hendak
menghancurkan bangsanya seperti yang marak terjadi sekarang ini adalah
terorisme yang banyak melibatkan anak-anak muda karena mereka sangat mudah
diprovokasi dan dicuci otaknya. Selain itu, tanpa pendidikan manusia akan
sangat kesulitan memperoleh pekerjaan karena tidak memiliki keahlian apapun
yang menjadi tuntutan setiap instansi dalam memperoleh pekerjaan. Menjadi
bangsa yang maju dan berkembang adalah impian setiap negara di dunia. Maju dan
tidaknya suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh faktor pendidikan. Dengan
pendidikan yang matang, suatu bangsa akan memiliki sumber daya manusia yang
berkualitas dan tidak mudah diperbudak oleh pihak lain. Pendidikan merupakan kebutuhan utama bagi
bangsa yang ingin maju dan berkembang. Peningkatan mutu pendidikan sangat
berpengaruh terhadap perkembangan suatu bangsa. Pendidikan kita peroleh di lingkungan keluarga,
lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat.
1.
Lingkungan
Keluarga
Pendidikan anak yang paling adalah pendidikan
dalam keluarga. Pendidikan keluarga
memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pembentukan karakter anak dan
menjadi kunci utama dalam membentuk pribadi anak menjadi baik. Seorang anak
yang dididik oleh orang tuanya dengan penuh kasih sayang akan merasa dihargai
dan dibutuhkan, ia pun akan menyayangi keluarganya sehingga akan tercipta
kondisi yang saling menghargai dan saling membantu.
2.
Lingkungan
Sekolah
Lingkungan sekolah merupakan pendidikan kedua setelah
keluarga. Guru menjadi media pendidik dan sumber informasi bagi anak didik
dalam memberikan ilmu pengetahuan sesuai dengan keahlian yang dimiliki. Guru
berperan memberikan bantuan, motivasi, dan tugas kepada anak untuk melatih
kedisiplinan agar anak memiliki tanggung jawab dalam menyelesaikan tugasnya. Di
lingkungan sekolah lebih menekankan pengajaran tentang kedisiplinan, tanggung
jawab, dan ketaatan terhadap aturan-aturan yang berlaku serta norma-norma yang
berlaku di lingkungan masyarakat sehingga anak dapat menempatkan diri dimanapun
dia berada dan bagaimana bersikap yang baik, sopan, dan santun kepada siapapun
terlebih kepada orang yang lebih tua.
3.
Lingkungan Masyarakat
Lingkungan masyarakat juga memiliki
peran penting bagi perkembangan anak didik, karena lingkungan masyarakat dapat
memberikan gambaran bagaimana hidup bermasyarakat. Anak didik berinteraksi
secara langsung dengan masyarakat, sehingga masyarakat dapat menilai anak
tersebut apakah dia terdidik atau tidak terdidik.
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Pendidikan karakter bangsa adalah pendidikan yang mengembangkan nilai-nilai dalam pendidikan karakter pada diri peserta didik sehingga menjadi dasar bagi mereka dalam berpikir, bersikap, bertindak dalam mengembangkan dirinya sebagai individu, anggota masyarakat, dan warganegara. Nilai-nilai dan karakter bangsa yang dimiliki peserta didik tersebut menjadikan mereka sebagai warganegara Indonesia yang memiliki kekhasan dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain. Menciptakan manusia yang bermoral, berbudi pekerti luhur dan menjunjung tinggi semangat nasionalisme yang akhir-akhir ini mulai hilang dari kalangan remaja Indonesia. Oleh karena itu sekolah sebagai agen pendidikan formal maupun masyarakat serta keluarga sebagai lembaga informal harus mampu menanamkan membentuk karakter yang baik pada anak sedini mungkin.
Pendidikan karakter bangsa adalah pendidikan yang mengembangkan nilai-nilai dalam pendidikan karakter pada diri peserta didik sehingga menjadi dasar bagi mereka dalam berpikir, bersikap, bertindak dalam mengembangkan dirinya sebagai individu, anggota masyarakat, dan warganegara. Nilai-nilai dan karakter bangsa yang dimiliki peserta didik tersebut menjadikan mereka sebagai warganegara Indonesia yang memiliki kekhasan dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain. Menciptakan manusia yang bermoral, berbudi pekerti luhur dan menjunjung tinggi semangat nasionalisme yang akhir-akhir ini mulai hilang dari kalangan remaja Indonesia. Oleh karena itu sekolah sebagai agen pendidikan formal maupun masyarakat serta keluarga sebagai lembaga informal harus mampu menanamkan membentuk karakter yang baik pada anak sedini mungkin.
3.2
Daftar Pustaka
